Singapore Tourism Board (STB) gandeng Mark Ong, streetwear artist dan desainer sepatu asal Singapura mengadakan workshop di hadapan peserta UBS Youth-Con, pada Rabu (06/11). Sosok Mark, begitu pria lulusan Temasek Polytechnic Singapura ini akrab disapa, diakui oleh Jolene Goh, STB Area Director Surabaya, sebagai pribadi yang gigih. “Mark adalah contoh yang baik untuk menggambarkan bahwa passion dapat terwujud dengan dukungan dan lingkungan semangat yang tepat,”

julajuli.com

Ditemui sesaat sebelum mengisi workshop, Mark menceritakan yang menjadi ciri khasnya dalam memodifikasi/melukis sneakers adalah kamuflase militer dan punk rock. “Saat mengikuti wajib militer (wamil), saya kagum sama estetika militernya. Saat keluar wamil, saya mulai menggambar motif kamuflase. Waktu itu saya banyak melukis kamuflase, pola daun adalah sesuatu yang saya tidak gambar, saya menggunakannya saat punya project dengan brand. Dan saya adalah seniman jalanan, yang punya spirit DIY (do it yourself),”

julajuli.com

Ciri khas tersebut dituangkan oleh pemilik label SBTG dalam beberapa karya yang dikerjakannya bersama beberapa brand sneakes papan atas. Seperti dalam karya Asics x Limited Edt x SBTG Gel Lyte III 'Monsoon Patrol'. Sepatu dengan warna dasar hijau ini terlihat unik dengan bagian cover yang sengaja ditambahkan oleh Mark untuk melindungi dari hujan. Dan tak lupa, motif daun disematkan dalam sneakers yang dirilis akhir tahun 2018. (Foto: Nando)