Dalam rangka memperingati hubungan diplomatik ke-70 antara Australia dan Indonesia yang jatuh pada tanggal 27 Desember 2019, Konsulat-Jenderal Australia Surabaya mengadakan pameran Two Nations: a Friendship is Born di Museum Bank Indonesia (De Javasche Bank), Surabaya. Pameran ini resmi dibuka pada hari Jumat, 15 November 2019.

julajuli.com

Black Armada jadi tema pameran kali ini. Chris Barnes, Konsul-Jenderal Australia di Surabaya, menuturkan “Black armada ini mengisahkan tentang pemboikotan kapal Belanda. Kami juga mengadakan pameran tentang kedua negara, juga ada pameran spesial yaitu sketsa milik Tony Rafty, seniman perang Australia, yang menggambar keadaan perang di Surabaya pada tahun 1945. karya-karyanya sangat menyentuh perasaan rakyat Australia untuk mendukung kemerdekaan Indonesia.”

julajuli.com

Pameran Two Nations: a Friendship is Born secara garis besar menceritakan dukungan Australia terhadap kemerdekaan Indonesia, yang dirangkum dalam pameran sejarah. Terdapat delapan sketsa perang yang digambar oleh Tony Rafty, sembilan foto, dan lima arsip yang terdokumentasi dalam kliping dan koran yang dikurasi oleh Australian National Maritime Museum dan Australia National Library. Pameran Two Nations: a Friendship is Born terbuka untuk umum di Museum Bank Indonesia Surabaya mulai tanggal 16-30 November 2019. (Foto: Nando)