Bola basket menjadi salah satu olahraga yang cukup punya banyak peminat di Indonesia. Menjadi pemain basket profesional dapat ditempuh dengan terus mengasah keahlian yang meliputi ketahanan fisik, skill bermain, dan berkarakter.

Menurut Dimaz Muharri, Head Coach DBL Academy Surabaya, pemain bola basket dituntut untuk menjadi smart player. Dalam waktu empat quarter dengan waktu per-quarter 12 menit dan waktu menyerang hanya 24 detik, otomatis bermain basket bukan hanya perkara mencetak skor. 

julajuli.com

“Saat kamu pegang bola kamu mau ngapain, karena ada waktu yang berjalan terus. Jadi mereka harus punya view lapangan yang bagus, gak satu sisi doang yang dilihat. Padahal temennya di kiri kosong tapi kita gak bisa lihat. Saat defense harus smart karena ada pelanggaran. Banyak yang bilang basket itu harus punya otot, tapi gak cuma itu, percuma kamu tabrak-tabrak orang tapi gak smart, akhirnya kamu melakukan pelanggaran,” ungkap Dimaz.

Sedangkan dari sisi kepelatihan, Dimaz memberikan contoh bawa instruksi yang diberikan bukan judgement melainkan masukan. “Kenapa ya mereka harus begini, bertanya-tanya akhirnya mereka sadar oh maksudnya coach ternyata begini,” ungkap mantan pemain klub bola basket CLS Surabaya. Pemain basket yang hebat itu juga berkarakter.