Membuang begitu saja sepatu, tas, dan semacamnya berarti menyesaki lingkungan dengan sampah yang tak mudah diurai oleh alam. Sikap demikian tentu tak mencerminkah sikap peduli alam dan kesehatan lingkungan. Dari sisi anggaran, juga tergolong buang-buang duit. Padahal barang-barang apik dan mahal yang dipunya masih bisa dibetulkan dan bisa tampil baru lagi.

Ada berbagai kemungkinan yang menjadikan jasa reparasi tak pernah mati. Keberadaannya bahkan tetap dicari sebagai solusi. Ada banyak jasa reparasi yang tetap aktif, baik pada level sederhana hingga istimewa. Baik perbaikan untuk baju, celana, tas, koper, sepatu, hingga barang-barang penting skala perusahaan.

Jasa reparasi yang diangkat majalah SCG SUBBGT edisi ini, hanyalah sebagian kisah dari jasa reparasi yang tetap diminati. Ada Laba-Laba (reparasi segala yang eksis sejak 1898), Mitra Prima Daya (servis UPS), dan Pusat Brankas Surabaya (servis brankas). Selebihnya, pasti ada sangat banyak jasa repair sesuai yang Anda butuhkan, yang juga bisa Anda ceritakan.

julajuli.com

Laba-Laba Serba Bisa

Warga Surabaya kini sudah bisa menikmati jasa reparasi Laba-Laba yang melegenda. Sejak Januari 2019, toko reparasi segala Laba-Laba telah membuka cabang di Surabaya, tepatnya di Jl. Genteng Kali no.176 C Surabaya, berseberangan dengan gedung layanan satu atap “Siola”. Anda bisa menguji kehandalan jasa reparasi yang didirikan dan tetap eksis sejak 1898 oleh Jap A Ten di Cikini, Jakarta. Waktu itu namanya De Spin, yang berarti laba-laba dalam bahasa Belanda. Pada perkembanganya, toko reparasi Laba-Laba membuka cabang di Jl. Sultan Iskandar Muda no. 6 B dan Jl. Panglima Polim Raya no. 44, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Semula Laba-Laba hanya berkutat pada reparasi berbahan kulit, seperti sepatu, tas, ikat pinggang, koper, dan tali jam tangan. Tak heran bila orang mengenalnya hanya melayani reparasi barang dengan material kulit. Tapi kemudian Laba-Laba bisa mereparasi barang dengan bahan apa saja. Hingga kemudian, pada 2014 Laba-Laba mentahbiskan diri bisa melayani jasa reparasi segala dengan menambahkan servis-servis baru.

Slogan baru ‘Reparasi Segala’ itu bertujuan, “Untuk menjadi pusat reparasi yang mampu memberikan solusi untuk segala jenis kerusakan pada segala jenis barang,” kata Viki Yaputra, Owner generasi kesekian Laba-Laba.

Melihat perjalanannya, jasa Laba-Laba memang bisa mereparasi banyak hal. Antara lain bisa mereparasi sofa kesayangan Anda menjadi baru. Mulai dari penjahitan atau penggantian sarung, menambah isian sofa, mengganti kulit sofa yang sudah pecah, dan banyak lagi lainnya.

Sepatu berbahan kanvas dan karet pun bisa dipermak baru. Perbaikan aksesoris seperti jam tangan, kalung, gelang, dan lain-lain juga bisa dilakukan. Termasuk pakaian Anda yang berbahan kain bisa dipermak, mulai dari recoloring, stitching, sampai ganti risleting.

Bahkan body koper berbahan fiber atau tas golf, bisa direparasi oleh Laba-Laba. Juga barang berbahan aluminium atau stainless steel seperti kursi roda atau troli bayi.

Diakui, layanan serba bisa itulah, antara lain yang menjadikan Laba-Laba tak lekang oleh jaman. Berbagai inovasi juga dilakukan untuk menyasar para milenials. Anda tinggal datang ke toko, membawa barang yang akan direparasi, untuk diestimasi risiko, hasil, dan biaya. Bila sama-sama setuju, tinggal dropping dengan 50% biaya, dan sisanya dibayar jika reparasi sudah selesai. Lebih kurang, dalam 5 hari pekerjaan sudah bisa diselesaikan oleh Laba-Laba.

julajuli.com

Melahap Ceruk UPS yang Sepi

UPS (Uninterruptible Power Supply) selalu dibutuhkan, baik untuk rumahan, perkantoran, rumah sakit, pabrik, hingga perusahaan negara. UPS berfungsi untuk memberikan cadangan listrik pada saat terjadi listrik padam. UPS juga dapat menstabilkan tegangan pada suatu input dalam komputer maupun alat lainnya.

Karena fungsinya yang krusial, UPS tentu tidak boleh rusak. Kalau rusak harus segera diganti atau diservis agar kinerja alat lain yang bergantung pada aliran listrik tidak terganggu. Tapi mungkin mengalami kesulitan di mana tempat servis UPS yang handal dan berpengalaman. Di Surabaya lebih kurang hanya ada sekitar 5 tempat yang menawarkan jasa servis UPS. Dari yang sedikit itu, ada Mitra Prima Daya di Jl. Nginden Intan Timur XIII no. 25 Surabaya.

Mitra Prima Daya melayani servis sekaligus menawarkan produk baru. Sejak berdiri pada 2013, tentu banyak pengalaman dalam menangani kerusakan UPS dari merk apapun. Alfiah Sufiani, penanggung jawab Mitra Prima Daya, mengungkapkan telah banyak melayani perusahaan, pabrik, rumah sakit, dalam skala besar. Yang terbesar antara lain hingga 400 KVA. Tentu kita tahu, yang menggunakan KVA sebesar itu tentu sekelas PLN.

“Tapi kita juga melayani skala kecil, seperti kantor yang antar komputernya saling terkoneksi. Setidaknya menggunakan 6 KVA,” paparnya. Ada youtuber dan gamers yang juga menggunakan jasanya. “Maklum, youtuber dan gamers kan tidak boleh putus koneksi gara-gara listrik padam,” tambahnya.

Demikian pula rumah-rumah sakit yang bermitra dengan Mitra Prima Daya. Rumah sakit banyak menggunakan alat kesehatan yang kinerjanya amat tergantung pada listrik.

“Kalau listrik padam atau tegangan tak stabil, kan bisa membahayakan fungsi alat dan keakuratan diagnosa. Apalagi alat-alat kesehatan itu kan mahal,” ujarnya.

UPS, lanjutnya, memiliki masa kinerja rata-rata empat tahun. Setelah masa itu, kebanyakan kerusakan terjadi pada baterei. Kadang menurun daya tahannya atau baterei melembung. Jika demikian, saat ganti baterei.

Kalau kerusakan terjadi pada board atau instalasi lainnya, masih bisa diperbaiki. Seberapa lama dan biaya servisnya tergantung pada berat ringannya kerusakan.

Didukung tiga orang teknisi yang berpengalaman, pihaknya menjamin bisa memperbaiki UPS beragam merk. Sebut misalnya merk APC, ICA, Liebert Vertiv, hingga Riello keluaran Italia.

Pelanggannya, dikatakan, datang dari seluruh Indonesia. Mereka dari berbagai kalangan, seperti rumah sakit, bandara, PLN, dan perkantoran yang tidak terhitung lagi jumlahnya.

Diakui, dalam setahun 50 persen merupakan pelanggan yang membeli unit baru, sisanya merupakan pelanggan lama.

julajuli.com

Ahlinya Ahli Brankas

Brankas sudah menjadi kebutuhan. Mulai perorangan apalagi perbankan. Mulai ukuran mini hingga maxi. Dari yang teknologi pengunciannya sederhana hingga firewall berlapis. Dari harga termurah sampai yang tak terhingga. Ada puluhan merk yang menjejali pasar. Tinggal pilih sesuai keperluan dan budget.

Fungsi brankas boleh jadi sama. Tapi teknologinya yang khusus senantiasa berkembang. Nyaris tak terkejar oleh para pencuri yang canggih sekalipun. Pencuri paling hanya bisa menjebolnya dengan linggis. Kalau uang raib tanpa merusak brankas, bisa dipastikan sang pencuri adalah ahlinya. Atau jangan-jangan itu bukan brankas tapi hanya cash box atau safe deposit box. Kerumitan teknologinya sama sekali berbeda.

Sayangnya, ahli brankas jumlahnya terbatas. Pengetahuan tentangnya hanya dimiliki para pemain brankas. Antara penjual dan teknisinya. Jumlah pemain di pasar ini bisa dihitung jari. Apalagi yang punya toko atau showroom, jumlahnya makin terbatas lagi.

Salah satunya adalah Muhammad Ferry Yusri, owner UD Murah Mantap Jaya. Ia mengibarkan usahanya sejak 2011. Karena ia buka toko, tentu sekaligus dengan jasa servisnya. Sejak itu, pengetahuan dan kemampuan dalam perbrankasan senantiasa terasah. Kemampuannya pernah diuji ketika Pemkot Surabaya, saat awal Tri Rismaharini naik menjadi Surabaya 1. Ketika itu ditemukan brankas-brankas kuno ukuran besar, kira-kira buatan tahun 1970an, yang tak mungkin bisa dibuka dengan cara biasa. Ada banyak ahli yang diminta membereskan soal brankas itu, namun hasilnya nihil. Alhasil, dengan modal sedikit nekat, Ferry beserta dua kawan, berhasil membukanya, beres.

Sejak pengalaman mendebarkan itu, Ferry semakin mengokohkan brand di bidang brankas. Baginya, kalau brankas kuno saja bisa diatasi, tentu teknologi brankas kekinian lebih mudah ditangani. Tak heran bila kemudian banyak permintaan brankas mampir padanya. Terutama para pemilik brankas kuno yang bermasalah.

Brankas, katanya, memang tidak mudah rusak. Tapi masalah kerap terjadi pada sistem penguncian. “Mungkin karena kuncinya hilang atau lupa kombinasi penguncian, sehingga panik tidak bisa mengambil uang. Saat seperti itulah keberadaan kami menjadi solusi,” jelasnya. 

Pengalaman yang cukup seperti itulah yang menjadikannya salah satu pemain utama di dunia brankas. Kliennya datang dari seluruh negeri. Terutama untuk wilayah Jawa Timur dan Indonesia Timur. Karena brankas tergolong berat, apalagi berisi uang sehingga berisiko kalau berpindah tempat, sehingga selalu teknisinya yang hadir di tempat klien. Sebab itu pula, ia membangun jaringan teknis di berbagai kota.

Tapi tidak merambah ibu kota secara khusus. Bukankah tempat uang besar beredar di Jakarta? “Memang iya. Tapi pemain brankas di sana juga penuh sesak,” sergahnya seraya tertawa. Karena itu, ia lebih memilih merangsek pasar di wilayah timur, bahkan hingga Papua. Pusatnya tetap di Surabaya, di Jl. Jetis Kulon X no. 50a Surabaya. Dan sejak 2014, buka showroom ‘Pusat Brankas Surabaya’ di Maspion Square Technology, Jl. Ahmad Yani Blok E32 Surabaya.

Hingga kini, lebih dari 25 merk brankas yang dijual, sekaligus yang bisa ditangani bila terjadi brankas bermasalah. “Mulai dari merk yang teknologinya sederhana sampai yang terumit, kami bisa menangani. Itu memang janji maintain kami kepada klien,” cetusnya.