Sanitasi buruk masih menjadi permasalahan besar di Indonesia. Masih banyak masyarakat yang belum memiliki akses toilet dan sanitasi yang bersih. Hal ini tentu mempengaruhi kesehatan. Inilah yang mendasari Harpic berkomitmen untuk menjadi bagian dalam mengatasi krisis kebersihan dan sanitasi global.

“Harpic ingin meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya perubahan perilaku hidup bersih dengan toilet dan sanitasi layak sehingga tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan,” ujar Karim Kamel, General Manager Reckitt Benckiser Hygiene Home Indonesia. Untuk merealisasikan komitmen tersebut, Harpic menggandeng water.org, SATO, dan Koperasi Simpan Pinjam Mitra Dhuafa (KOMIDA) untuk bekerja sama mengedukasi tentang pentingnya hidup bersih dengan dan memiliki toilet dan sanitasi layak.

 

julajuli.com

Sebagai langkah awal, Harpic telah mengajak masyarakat untuk berkontribusi memberikan akses terhadap toilet yang lebih bersih melalui kampanye Aksi Toilet Bersih. Kampanye ini dimulai dengan membeli dua produk Harpic untuk membersihkan toilet, pembeli berkesempatan untuk menyumbangkan 1 produk Harpic bagi mereka yang membutuhkan akses terhadap toilet bersih. Dimulai sejak 27 November sampai 30 Desember 2019 dan berlangsung di seluruh Indonesia, dari kampanye tersebut berhasil mengumpulkan 3.545 produk yang akan didonasikan kepada KOMIDA.

“Kampanye ini tidak hanya sekedar membeli dan mendonasikan produk, namun juga sebagai gerakan peningkatan kesadaran akan pentingnya akses sanitasi layak bagi kesehatan masyarakat.” ujar Luis Ramirez, Marketing Director Reckitt Benckiser Hygiene Home Indonesia.